Bukan di Atas Kertas, Manajemen Risiko Adalah Action

Sarah Gordon yang juga seorang honorary lecturer di Imperial College London dan Institute of Risk Management Public ini menjadi narasumber Webinar “Risk Management in Public Sector: How to Build, Implement and Assess" bersama dua narasumber lainnya yaitu Direktur Pengawasan Tata Kelola Pemerintah Daerah Bea Rejeki Tirtadewi dan Inspektur III Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas.
 
Sebelumnya, dalam keynote speech-nya, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh juga mengungkapkan bahwa  penerapan manajemen risiko tidak boleh sekedar pemenuhan dokumen dan checklist. “Manajemen risiko berkaitan dengan budaya, kapabilitas, dan praktik-praktik yang melekat dalam bisnis proses organisasi.” ujar Yusuf Ateh. Oleh karena itu, Ia menjelaskan, dalam mengembangkan pedoman penetapan dan penilaian manajemen risiko sektor publik, BPKP menitikberatkan pada efektivitas dan realita keberhasilan penanganan risiko bukan semata pada skoring dan level.
 
Agar APIP dapat memberikan penjaminan dan advis mengenai kecukupan dan efektivitas manajemen risiko, Yusuf Ateh berpesan, APIP harus selalu mengedepankan profesionalisme dan selangkah di depan dengan terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas, salah satunya melalui webinar ini.
 
Dalam webinar yang dimoderatori oleh Auditor Utama BPKP Maliki Heru Santoso tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tumpak Haposan Simanjuntak hadir memberikan opening speech-nya. Ia menjelaskan tentang konsep manajemen risiko yang dikenal dengan creating values dan protecting value. Menurutnya, pemerintah di satu sisi harus berlari kencang, berkompetisi, berinovasi untuk pencapaian tujuan pemerintah, namun di sisi lain pemerintah harus berhati-hati agar tetap memenuhi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan 5E, yaitu efisiensi, efektivitas, ekonomis, equity (keadilan), dan kesetaran (equality). 
 
“Dikaitkan dengan konsep manajemen risiko, creating values diwujudkan dalam berinovasi dan berkompetisi dengan sektor publik lainnya, sedangkan protecting value diwujudkan dalam penerapan manajemen risiko.”
 
Karena besarnya animo peserta di webinar sebelumnya, webinar kali ini disiarkan melalui Zoom dan live streaming Youtube. Tercatat, kurang lebih 8000 peserta dari berbagai instansi turut berpartisipasi.
 
(Kominfo BPKP)