BPKP Aceh Siap Dampingi Program Strategis PT PIM

BANDA ACEH (15/9) – Jajaran Direksi PT PIM sambangi BPKP Aceh untuk mengoordinasikan harapan pendampingan dan reviu dari BPKP Aceh terkait kegiatan dan program strategis pemanfaatan lahan komersial pembangunan pabrik pupuk dan kajian atas kelayakan operasinal pabrik PT PIM. 

Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Yanuar Budinorman didampingi oleh Direktur Keuangan dan Umum Rochan Syamsul Hadi dan Direktur Operasional dan Produksi Jaka Kirwanto melakukan kunjungan kerja di Kantor Perwakilan BPKP Aceh. 

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Aceh Indra Khaira Jaya bersama dengan Koordinator Pengawasan JFA Bidang Akuntan Negara Ikhwansyah. Dalam pertemuan kerja tersebut, Yanuar dan jajaran direksi PT PIM mengharapkan BPKP Aceh melakukan pendampingan dan reviu dari sisi compliance yang terkait dengan kegiatan dan program strategis pemanfaatan lahan untuk komersial pembangunan pabrik pupuk dan kajian atas kelayakan operasional  pabrik PT PIM yang saat ini sedang tidak berproduksi.

Lebih lanjut, Yanuar juga mengharapkan kepada BPKP Aceh untuk mendampingi kajian atas persoalan pokok yang dihadapi oleh PT PIM yang berkaitan dengan suplai/harga gas yang merupakan bahan baku utama dalam memproduksi pupuk dan rendahnya kuota subsidi pupuk untuk wilayah Aceh yang berdampak pada tingginya gap pupuk yang disubsidikan secara komersial ditengah masyarakat Aceh.

Atas kunjungan dan harapan jajaran direksi PT PIM tersebut, Indra Khaira memberikan apresiasi dan respon positif atas keinginan, baik jajaran direksi dalam upaya meningkatkan kinerja dan mengatasi persoalan utama yang dihadapi PT PIM untuk mendukung program kementerian “BUMN Untuk Indonesia”, khususnya bagi masyarakat Aceh dalam penyediaan kebutuhan pupuk di daerah lumbung pangan ini.

Selanjutnya, Indra Khaira berkomitmen penuh untuk membantu mendampingi dan mengirim tim terbaik sebagai quality assurance atas kajian terhadap kendala utama yang dihadapi PT PIM terkhusus yang berkaitan dengan suplai bahan baku gas, kuota subsidi pupuk dan commercial utility yang akan dikomersialisasikan oleh PT PIM dalam rangka meningkatkan kinerja PT PIM.

Dalam suasana pertemuan yang konstruktif disepakati untuk meningkatkan sinergi antara PT PIM dengan BPKP Aceh dalam rangka membangun komitmen untuk meningkatkan peran PT PIM sebagai BUMN Startegik di wilayah Aceh untuk membantu masyarakat dalam hal penyediaan pupuk yang cukup, harga yang kompetitif, dan kualitas yang baik.

Sehingga harapan Kementerian BUMN dan masyarakat untuk menjadikan PT PIM sebagai BUMN yang hadir untuk Indonesia terkhusus bagi masyarakat Aceh dapat lebih cepat diwujudkan dalam suasana pandemi wabah Covid-19.  

 

(Kominfo Perwakilan BPKP Aceh)