BPKP Berikan Pelatihan Manajemen Risiko di BNN Kaltim

.

SAMARINDA (27/10) - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Supriyadi memberikan materi "Penerapan Manajemen Risiko" dalam acara "Peningkatan Kapasitas Pegawai melalui Pelatihan Capacity Building Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur".

Latar belakang pemberian materi ini bagi para peserta adalah perubahan kondisi dunia yang tidak pasti, masih rendahnya pemahaman implementasi manajemen resiko, dan Perka BNN No. 15 Tahun 2017 tentang Penerapan Manajemen Resiko di Lingkungan BNN.

Acara dibuka oleh Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Iman Sumantri dan diikuti oleh seluruh pegawai BNN.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut, terlihat dari respon pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Kepala Perwakilan BPKP.

Mengawali pemaparannya, Supriyadi sedikit memberikan gambaran mengenai konsep manajemen risiko yan ada di sekitar kita dan biasanya sudah kita lakukan baik secara individu, keluarga maupun di kantor. Namun menurutnya, kita kadang tidak menyadari apa yang kita lakukan, bahwa kita sudah melakukan risk management. Untuk masing-masing instansi yang memiliki karakteristik tersendiri dan untuk manajemen risiko di kantor, menurut Supriyadi, harus dibuatkan sebuah pedoman agar dapat diukur tingkat efektivitasnya.

 

(Tim Kominfo BPKP Kaltim)