BPKP Kawal Vaksin Agar Tepat Sasaran

.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat akuntabilitas dalam pengadaan dan pelaksanaan vaksin, serta kesiapan Alat Pelindung Diri dalam mendukung kegiatan vaksinasi.

Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam PMK Iwan Taufiq Purwanto mengatakan, pengawasan pengadaan dan pelaksanaan vaksin berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Pengawasan yang kita lakukan agar proses pengadaan (vaksin dan APD) akuntabel dan sesuai denga ketentuan yang berlaku. Dan vaksinasi supaya tepat sasaran, aman dan efektif,” katanya.

Menurutnya, diperlukan sinergi serta kolaborasi pengawalan akuntabilitas keuangan dan kinerja dalam vaksinasi. Termasuk proses pengadaan perlengkapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi. “APIP harus saling berkolaborasi dalam melaksanakan pengawasan. Dengan kolaborasi dan sinergi antar APIP, maka jangkauan pengawasan akan menjadi semakin luas serta kapasitas deteksi permasalahan dan kapasitas menemukan solusi yang tepat untuk penanganan yang cepat akan semakin baik,” ujarnya

Iwan menambahkan, sasaran pengawasan pusat di antaranya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Di tingkat provinsi, yakni Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk fasilitas kesehatan pengawasan akan dilakukan mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik, dan kantor kesehatan pelabuhan.

“Pengawasan vaksinasi dilakukan di pusat, provinsi, kabupaten/kota dan fasilitas pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, rapat koordinasi ini digelar secara virtual dan dimoderatori oleh Auditor Utama Daryanto, serta diikuti oleh Irjen Kementerian Kesehatan, Irjen Kementerian Keuangan, Inspektur Kemendagri mewakili irjen, dan Inspektur Utama BPOM.

 

(Kominfo BPKP/ Rizky)