Jember Tingkatkan Kompetensi ASN melalui Program STAR BPKP

.

JEMBER (5/4) – Bupati Jember Hendy Siswanto meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan BPKP Pusat, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember terkait penambahan kuantitas ASN yang kapabel dan berkompetensi di bidang akuntansi, dan pengawalan dari BPKP terhadap akuntabilitas program dan proyek yang diadakan oleh Pemkab Jember.

Peningkatan sinergi dan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Keterangan Kesepakatan Bersama (SKKB) antara Pemkab Jember, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember, dan BPKP, yang dilaksanakan di Gedung Multimedia FEB Universitas Jember.

Acara penandatanganan SKKB tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Jember M.B. Firjaun Barlaman, Wakil Rektor III Universitas Jember Bambang Kuswandi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember Isti Fadah, Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi, dan Tata Kelola BPKP Amdi Veri Darma, yang juga Ketua Koordinator PMU STAR BPKP (secara daring), Ketua Korwas IPP Bid. Polhukam. PMK. Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Tantawi Haris, dan Ketua Umum Ikatan Alumni STAR BPKP Muhamad Panjiwinata, serta para dosen dan mahasiswa FEB Universitas Jember secara daring.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hendy mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Jember memerlukan lebih banyak lagi tenaga akuntan dengan kualifikasi lulusan magister, mengingat setiap perencanaan harus akuntabel sehingga predikat Wajar Tanpa Pengecualian bisa diraih kembali oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

“Saya ingin di setiap OPD dan bagian di Pemkab Jember ada tenaga akuntan atau personil yang paham akan pembuatan, pelaksanaan dan pengawasan anggaran, sehingga pembangunan di Jember berlangsung akuntabel dan Jember bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian lagi,” ucap Hendy Siswanto.

Untuk itu, Bupati Hendy meminta kepada Amdi Veri Darma selaku Ketua Koordinator PMU STAR BPKP, agar membuka kesempatan kepada ASN Kabupaten Jember untuk dapat mengikuti pelatihan-pelatihan yang disediakan oleh PMU STAR BPKP. Ia juga meminta kepada Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur untuk dapat melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap akuntabilitas program dan proyek yang diadakan oleh Pemkab Jember, sehingga dapat mengurangi jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Jember.

Kepada Universitas Jember, khususnya FEB, Bupati Hendy juga meminta sumbangan pemikiran dari para akademisi untuk perbaikan tata kelola pemerintahan di Pemkab Jember.

Acara tersebut juga diisi dengan penyerahan tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jember yang telah menyelesaikan pendidikan Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember yang merupakan program beasiswa State Accountability Revitalization (STAR) di bawah Koordinasi BPKP.

Acara penandatanganan SKKB tersebut dilanjutkan dengan Webinar dengan tema “Perbaikan Akuntabilitas Melalui Peningkatan Kompetensi SDM dan Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah” dengan narasumber Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi dan Tata Kelola BPKP selaku Ketua Koordinator PMU STAR BPKP Amdi Veri Darma, Korwas IPP Bidang Polhukam PMK BPKP Jawa Timur Tantawi Haris, Dekan FEB Universitas Jember Isti Fadah, Ketua Umum IKA STAR BPKP M. Panji Winata, dan KPS S2 Akuntansi FEB Universitas Jember Siti Maria Wardayati.

(Kominfo BPKP Jatim)