Transportasi Logistik Picu Ekonomi Kala Pandemi

.

BOGOR (8/6) - Transportasi logistik menjadi nadi dari semua kegiatan masyarakat Indonesia dan menjadi lokomotif serta penopang sektor lainnya untuk terus bergerak di masa pandemi.
 
Hal ini dijelaskan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan saat Forum Bakohumas yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan dan diikuti oleh seluruh humas kementerian/lembaga secara daring dan luring.
 
Setidaknya, menurut Hengki, terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan transportasi logistik yaitu jumlah populasi Indonesia yang besar, transaksi e-commerse yang naik saat pandemi, dan kondisi geografis Indonesia yang sangat luas.
 
Menangkap potensi tersebut, Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan telah mencanangkan berbagai program, di antaranya subsidi serta revitalisasi dan pembangunan infrastruktur transportasi untuk meningkatkan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.
 
Hadir dalam acara tersebut tiga pemateri yaitu Stafsus Bidang SDDM dan Komunikasi Adita Irawati, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut pada Ditjen Perhubungan Laut Dr Capt Antoni Arif Priadi, serta Pemerhati Transportasi dan Wartawan Bisnis Indonesia Hendra Wibawa.
 
 
(Kominfo BPKP/aia)