Pelatihan SPIP Tingkatkan Pemahaman dan Pembinaan Penyelenggara SPIP

.

SORONG (13/9) - Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang efektif dapat membantu instansi dalam mengarahkan kegiatan operasional dan mencegah adanya kecurangan atau penyalahgunaan lainnya. Sebagai auditor presiden, BPKP memperoleh mandat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 untuk melakukan pembinaan terhadap pelaksanaan SPIP. 

Pusdiklatwas BPKP bersama Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat menyelenggarakan Pelatihan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah wilayah Maluku, Papua, dan Papua Barat. Pelatihan ini diselenggarakan selama lima hari dari tanggal 13-17 September 2021 di Vega Hotel Sorong.

Adanya penyelenggaran pelatihan SPIP tersebut bertujuan untuk memperkuat dan menunjang efektivitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dalam melakukan pengawasan intern dan meningkatkan pemahaman serta pembinaan kepada para penyelenggara SPIP. Sehari sebelum pelaksanaan pembukaan pelatihan, seluruh peserta melakukan swab antigen di hotel.

Dalam sambutan saat pembukaan pelatihan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat Moch. Fahrudin menyampaikan pihaknya bersungguh-sungguh dan semangat menyelenggarakan pelatihan ini meskipun di tengah pandemi karena adanya perubahan mengenai SPIP.

“Adanya sedikit perubahan tentang SPIP, membuat kami bersungguh-sungguh dan semangat menyelenggarakan ini. Jadi, dulu SPIP hanya menguji unsur-unsurnya saja. Tetapi, sekarang ditambah dengan perencanaan dan hasilnya,” ujar Fahrudin.

Ia pun berharap setelah peserta mengikuti pelatihan SPIP dari awal hingga akhir dapat membagikan ilmu yang diperoleh dan mengimplementasikan ke unit kerjanya masing-masing.

Inspektur Kota Sorong Ruddy R. Laku turut hadir dalam acara pembukaan pelatihan tersebut. Ia berterima kasih kepada BPKP karena sudah memberikan kepercayaan kepada Kota Sorong menjadi tuan rumah pelatihan SPIP dan dirinya juga mengingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan di mana dan kapan pun termasuk selama pelatihan berlangsung.

Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan tifa oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat bersama Inspektur Kota Sorong. Setelah itu dilanjutkan dengan pengalungan tanda peserta diklat secara simbolis kepada dua peserta diklat, yaitu Cintya Andhika Prasthia dari Inspektorat Kabupaten Keerom Provinsi Papua dan Kristianus A.I. Yamrewav dari Inspektorat Kota Sorong Provinsi Papua Barat.

(Kominfo BPKP Pabar)