BPKP DIY Awasi Bantuan Sosial Beras

Salah satu perluasan kebijakan dalam rangka penanganan dampak pandemi COVID-19 yang diambil oleh pemerintah yaitu melalui pelaksanaan jaring pengaman sosial Bantuan Sosial Beras (BSB) bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH)yang digulirkan oleh Kementerian Sosial, dalam hal ini BPKP Perwakilan DIY mendapat amanah untuk melakukan mengawal program tersebut.

Bantuan Sosial Beras bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat kurang mampumelalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras beras selama pandemi COVID-19. KPM PKH menjadi sasaran Bansos Beras dengan pertimbangan dalam keluarga peserta PKH terdapat anak-anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemenuhan nutrisi.

Evaluasi ini bertujuan untuk menilai apakah penyaluran BSB sudah memenuhi kriteria 5T yaitu tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat administrasi. Perwakilan BPKP DI Yogyakarta melaksankannya pada tujuhKabupaten/Kota yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Magelangdengan mengambil sampel  20 KPM PKH penerima BSB per kecamatan.

Dalam Pelaksanaan program BSB ini Kementerian Sosial bekerjasama dengan Bulog sebagai penyedia beras dan berkoordinasi Dinas Sosial masing masing kabupaten/kota untuk pelaksanaan penyaluran.Titik lokasi dropping beras BSB di Kantor Kecamatan, kantor Kelurahan maupun balai desa atau balai dusun sehingga diharapkan para penerima dapat lebih dekat mengambil berasnya.

Tim Perwakilan BPKP DIY turun langsung ke lapangan untuk melakukan konfirmasi dengan wawancara langsung kepada PKM PKH penerima BSB, melakukan uji kualitas tentang kelas mutu beras di Gudang BULOG Purwomartani sampai dengan melakukan uji tanak.

Untuk wilayah Kota Yogyakarta, entry meeting program BSB telah dilaksanakanTim Perwakilan BPKP DIY di Kantor Dinas Sosial Kota DIY sejak Rabu (7/10). Tim diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta,Agus Sudrajad. Selanjutnya tim langsung turun melaksanakan kegiatan pengawasan di Kapanewon Mantrijeron dan Kapanewon Rejowinangun. Sedangkan Kapanewon Ngampilan, Gondomanan, dan Kraton dilaksanakan di hari berikutnya.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan bantuan beras yang disalurkan pada KPM PKH layak konsumsi, tanpa dipungut biaya dan mudah dalam pengambilan beras tersebut. Disamping itu pelaksanaan penyaluran juga tetap mentaati protokol kesehatan yaitu denganpembagian yang terjadwal untuk menghindari kerumuman, mengenakan masker, serta selalu mencuci tangan.

(Kominfo BPKP DIY/Eviang)