Rangkap Jabatan Bupati, Wabup dan Sekda, Yosepha Hadiri Pertemuan BPKP dan Inspektorat Sintang

Sintang (13/10)— Musibah yang beruntun menyebabkan Sekda Sintang Yosepha Hasnah harus merangkap tiga jabatan tertinggi sekaligus, baik selaku Plh. Bupati, Plh. Wabup maupun sebagai Sekda Sintang. Sungguh pun dalam kesibukan melaksanakan tiga jabatan sekaligus tersebut, Sekda Sintang menyusul hadir dalam pertemuan BPKP Kalbar dan Inspektorat Sintang. Dalam kegiatan di kantor Inspektorat itu, Sekda Sintang berharap BPKP dapat senantiasa membantu tata kelola pemkabnya. Inspektorat Pemkab Sintang diharapkan juga selalu berkoordinasi dengan BPKP.

“Jatuh sakitnya Bupati dan meninggalnya Wakil Bupati Sintang, dalam kurun waktu yang sama beberapa waktu lalu, membuat kekosongan itu diisi oleh Sekda yang merangkap semua tugas pimpinan daerah itu. Atas musibah yang terjadi, kami sampaikan duka cita dari BPKP kepada Pemkab Sintang dan berharap kinerja yang telah dicapai dapat senantiasa dipertahankan. Selain itu, kami sampaikan pula apresiasi kepada Bu Sekda bahwa dengan kesibukan yang luar biasa dan baru kembali dari Pontianak ke Sintang, Bu Sekda menyempatkan diri untuk hadir di pertemuan antara kami dan Inspektorat Sintang,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Kalbar Dikdik Sadikin dalam pertemuan antara BPKP Kalbar dan Inspektorat Sintang pada Rabu, 13 Oktober 2021 di Aula Kantor Inspektorat Sintang.

Kehadiran Bu Sekda di tengah kesibukannya pada pertemuan di Kantor Inspektorat Sintang itu bukan tanpa alasan. “Kami di Pemkab Sintang sangat membutuhkan bantuan dan pembinaan dari BPKP Kalbar,” ujar Yosepha. “Semula kami bermaksud untuk mengunjungi Kantor BPKP Kalbar di Pontianak. Namun karena musibah atas pimpinan kami dan dengan kesibukan merangkap tiga jabatan maka kunjungan kami tertunda. Bersyukur Bapak Kaper BPKP Kalbar hadir di Sintang sehingga kami dapat berdialog langsung.”

Sekda Sintang pun kemudian menyampaikan beberapa permasalahan yang diharapkan dapat dibantu oleh BPKP Kalbar. Demikian juga dengan kinerja Inspektorat Sintang yang diharapkan dapat senantiasa diberdayakan melalui koordinasi yang baik dengan BPKP.

Dalam kesempatan itu, Inspektur Sintang Ardatin juga mengharapkan pendampingan BPKP Kalbar dalam beberapa kegiatan pengawasannya. “Dengan pendampingan dan join audit, maka auditor Inspektorat Sintang juga dapat langsung menyerap dan mempraktikkan ilmu pengawasan dari BPKP,” ujar Ardatin.

Selain itu, diharapkan juga BPKP dapat mengisi dalam kegiatan pengembangan SDM APIP berupa Program Pelatihan Mandiri (PPM) secara rutin, bukan saja untuk meningkatkan kapabilitas auditornya tapi juga meningkatkan angka kredit fungsional auditor.

Kaper BPKP Kalbar Dikdik Sadikin yang didampingi oleh Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara Anto Hendrarto dan tim menyatakan kesiapan pihaknya untuk turut mengawal pemda dan meningkatkan kapabilitas APIP Pemkab Sintang. “Untuk meningkatkan pengetahuan, silakan apabila diperlukan dapat dilakukan coaching clinic di kantor kami atau kami yang dapat langsung ke Sintang.”

Kaper BPKP Kalbar berharap dalam suasana kedukaan ini, Inspektorat Sintang juga dapat mengawal Bu Sekda dengan tiga rangkap jabatan itu. Sehingga tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian jalannya pemerintahan di Pemkab Sintang tetap dapat senantiasa dijaga bahkan ditingkatkan.

 

Kominfo BPKP Kalbar/FW