Evaluasi untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran yang Tepat Sasaran

Amurang (08/06/2021) – Setiap anggaran yang akan digunakan harus di lakukan perencanaan yang matang dan sesuai agar berjalan transparan dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara menggelar pembahasan Evaluasi atas Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah.

“Mari kita samakan persepsi, BPKP tidak mengaudit tapi mengevaluasi, tugas kami adalah mengingatkan”, ujar Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara Setya Nugraha mengawali rapat.

Kaper mengatakan bahwa BPKP mengevaluasi sasaran strategis dari pemda. Selain itu, BPKP juga mengevaluasi program dan kegiatan serta rincian anggaran untuk melihat efisiensi terhadap penggunaan anggaran. Ia juga mengatakan, agar sebelum melangkah ke penyerapan, anggaran yang digunakan harus tepat guna serta tepat sasaran sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Setya menegaskan BPKP selalu siap untuk mendampingi dan terus bergandengan tangan dengan Pemkab Minsel seperti PBJ yang rawan risiko melalui probity audit.

Senada dengan Kaper, Bupati Minsel Franky D. Wongkar menegaskan akan menindaklanjuti hasil evaluasi dari BPKP. Diantaranya mengenai pelaksanaan sub kegiatan yang tidak efektif untuk dilakukan perbaikan. Selain itu ia juga memerintahkan kepada seluruh pimpinan OPD untuk berperan aktif secara langsung dalam manajemen kinerja secara komprehensif dalam menyusun dokumen perencanaan dan penganggaran.

“Mengenai pendampingan, pengawalan, dan kerja sama dengan BPKP Sulut juga harus ditindaklanjuti, supaya kita selalu bersama-sama mengawal program kegiatan yang ada di Minsel”

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor BKAD Minsel tersebut, diikuti Wakil Bupati Minsel Petra Yani Rembang, Sekda, jajaran Kepala SKPD, Inspektur, Korwas Bidang APD Glenn Davies Siwu serta Tim Bidang APD.

 

(Kominfo BPKP Sulut/TH/LU)