BPKP Gorontalo Hadiri Undangan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontal

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menggelar rapat paripurna ke 37 dalam rangka pembicaraan tingktat I atas rancangan peraturan daerah tentang APBD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2021, diruang rapat DPRD(26/10)

Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Korwas Akuntan Negara Abdul Wahab turut hadir dalam Rapat Paripurna tersebut. Rapat dihadiri juga oleh Gubernur, Wakil Gubernur Gorontalo, Sekretaris Daerah, Jajaran Forkopimda, Para Pimpinan OPD, Perwakilan Instansi Vertikal, Perwakilan Partai Politik, serta para anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris R.A Jusuf, dan dilanjutkan dengan pembacaan surat masuk oleh Plh Sekretaris Dewan Siti Lahidjun. Kemudian  penyampaian penjelasan terhadap Nota Keuangan Ranperda tentang APBD Provinsi Gorontalo TA 2021 oleh Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim.

Idris menyampaikan apresiasi oleh Gubernur Gorotalo terhadap Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Provinsi Gorontalo tentang penanganan Covid 19. dimana hanya empat Provinsi yang mengeluarkan Peraturan Daerah,dan juga mendapatkan TPID terbaik di Sulawesi.

Wagub menyampaikan bahwa Pandemi covid ini telah membawa dampak yang luar biasa bagi ekonomi dan sosial kemasyarakatan, sehingga pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo untuk pertama kalinya mengalami konstraksi sebesar -0,27 persen sebagai dampak pandemi covid 19. dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai pengadaan listrik dan gas sebesar 14,83% sedangkan konstraksi terdalam dicapai kategori transportasi dan pergudangan sebesar -10,61 persen, dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh sebesar 14,47 persen sedangkan kontraksi terdalam dialami oleh pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar -17,23 persen