BPKP Gorontalo Menjadi Narasumber Inspirasi Pengawasan IAIN Sultan Amai Gorontalo

Berbicara tentang pengawasan tidak terlepas daripada struktur, proses dan implementasi di lapangan. Perkembangan paradigma tentang internal audit sekarang bersifat konsultasi, yaitu memberikan bimbingan dan konsultasi untuk pencapaian tujuan organisasi, demikian disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo Raden Murwantara.

Gorontalo, 12 Januari 2021 bertempat di Gedung Rektorat Kampus 1, Lt 4 IAIN Sultan Amai Gorontalo dilaksanakan lanching program “Inspirasi Pengawasan” yang digelar oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo  Dr. Lahaji Haedar, M.Ag melalui virtual zoom, turut hadir Kepala Satuan Pengawasan Internal IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. H. Adnan M.Ag dan Kasubag Kehumasan IAIN Sultan Amai Gorontalo Irma Makmur sebagai moderator pada acara tersebut serta diikuti oleh SPI perguruan tinggi UIN, IAIN dan perguruan tinggi yang lainnya seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap acara ini dapat menginspirasi banyak kalangan, dan mensosialisasikan bahwa Satuan Pengawasan Internal (SPI) bisa bersinergi dengan lembaga apapun, karena ingin menjadi lebih baik dan dalam konteks universitas diharapkan akan menjadi good university government.

Sementara itu Kaper BPKP Provinsi Gorontalo menyambut baik apa yang dilakukan SPI IAIN Sultan Amai Gorontalo yang ingin memberikan konstribusi nyata terhadap dunia pengawasan.

“ Pengawasan memang sangat dibutuhkan dalam instansi pemerintah dan termasuk di dalamnya perguruan tinggi dalam rangka menjamin bahwa tujuan instansi pemerintah atau perguruan tinggi dapat tercapai dengan baik” tutur Kaper BPKP Gorontalo.

Para peserta Inspirasi Pengawasan sangat serius dalam mengikuti pemaparan dari BPKP Gorontalo, terlihat dari banyak peserta yang antusias memberikan pertanyaan kepada Narasumber. Sebelum mengakhiri kegiatan tersebut, Kaper BPKP Gorontalo berpesan kepada SPI harus dapat menjadi motor dalam pengembangan managemen risiko di instansi pemerintah, karena managemen risiko sangat dibutuhkan untuk mengidentifikasi risiko yang mungkin akan muncul pada organisasi tersebut.

Acara dilanjutkan dengan pemberian piagam dari IAIN kepada BPKP Gorontalo.