Korupsi Sarana Kesehatan NTT

Gubernur NTT bersedia dan siap untuk diperiksa.

Polres Kota Kupang melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus korupsi senilai Rp. 15 miliar terhadap proyek pengadaan sarana kesehatan di NTT. Kasus korupsi tersebut merupakan hasil pemeriksaan BPKP tahun 2003. Temuan BPKP menyatakan bahwa Negara dirugikan sebanyak Rp. 4 miliar dalam Proyek tersebut. Polres Kota Kupang telah menetapkan sejumlah pejabat dan pimpinan pelaksana proyek sebagai tersangka, antara lain Gubernur NTT, selaku pengambil kebijakan, Kepala Dinas Kesehatan NTT, dan beberapa pejabat lainnya. Mereka pernah ditahan di Polres Kota Kupang, kemudian dilepas kembali. Selanjutnya saat Brigjen Edward Aritonang menjabat sebagai Kapolda NTT, ia menurunkan status Gubernur NTT dari tersangka menjadi saksi. Alasannya, Gubernur belum pernah diperiksa penyidik sehingga belum bisa ditetapkan tersangka. Giubernur NTT, Piet Alexander Tallo, menyatakan bersedia memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa terkait kasus tersebut. “Saya siap diperiksa agar persoalan dana sarana kesehatan ini menjadi jelas dan terang di mata masyarakat, dan supaya persoalannya tidak mengambang”, ujar Piet sembari menjelaskan bahwa Presiden telah memberi izin untuk pemeriksaan terhadapnya. Sumber : Forum Keadilan No.37 15 Januari 2006 (DCH)